2020 Andreas Audyanto
NEWS
edisi 173 - 2020 | Property&Bank www.propertynbank.com
A ndreas Audyanto membuktikan bahwa mengembangkan properti tidak hanya bergantung kepada lokasi saja, namun juga harus didukung oleh konsep. Dirinya yang sebelumnya lebih banyak mengembangkan properti di wilayah barat Jakarta, ternyata juga sukses memasarkan di kawasan selatan Jakarta. Ya, pria yang akrab dengan sapaan Audy ini berhasil memasarkan The Sanctuary Collection yang begitu viral belakangan ini. Bagaimana tidak, di tengah pandemi Covid-19, penjualan unit-unit rumah mewah The Sanctuary Collection yang dibanderol paling murah Rp 1,9 miliar ini cukup fantastis. Menurut dia, hal ini karena lokasinya di Sentul dan konsep yang tepat dan dibutuhkan saat “ERA NEW NORMAL” ini, ada di The Sanctuary Collection. Bagaimana strategi PT. Cipta Harmoni Lestari, pengembang The Sanctuary Collection yang berkolaborasi dengan Perennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC Realty, sehingga mampu memikat masyarakat untuk membeli unit-unit rumah mewah di
khususnya untuk end user invetor yang merupakan target market baru di dunia property. Kalau masih membicarakan fasilitas, tentu semua sudah tahu bahwa kawasan memiliki fasilitas yang sudah sangat lengkap. Lalu, apa yang membuat The Sanctuary Collection berbeda dengan perumahan lainnya? Inilah yang membedakan The Sanctuary Collection, karena masing - masing unit sudah mempunyai konsep layout “six stars hotel living” yang pertama di indonesia dan juga dilengkapi dengan keunggulan fasilitas fasilitas i-Living yang terdiri atas i-Home, i-Community dan i-Management. Kalau saat ini sebuah perumahan hanya mengandalkan fasilitas yang ada sekitarnya saja, itu merupakan hal yang sudah biasa. Karena kalau tidak memiliki fasilitas, aneh sekali rasanya sebab hampir semua perumahan memiliki fasilitas untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Tapi The Sanctuary Collection, sangat berbeda yaitu berupa hunian yang memberikan kenyamanan jauh dari ekspektasi yang ada. Bukan hanya lingkungan saja yang dibuat bagus, ada club housenya, ada sungai dan danau, ada lifestyle yang sangat modern. Tapi, kami menciptakan hunian dengan keunggulan yang sudah ada di unit rumahnya, baik dari konsep maupun spesi fi kasi. Hal ini memungkinkan karena kita berpartner dengan desainer dari Singapura. Arsitek The Sanctuary Collection masuk dalam 5 besar arsitek ternama di Singapura DP Architech. Mereka berpengalaman mendesain sejumlah hi rise building di Singapura dan seluruh dunia. “Sekarang diaplikasikan
kawasan Sentul Selatan tersebut, meskipun pandemi Covid-19 masih mewabah? Berikut petikan wawancara Property&Bank dengan pria yang dikenal dekat dengan media ini : Apa yang mendorong anda dan tim memilih kawasan Sentul sebagai lokasi pengembangan The Sanctuary Collection? Kawasan Sentul merupakan kawasan yang sangat seksi saat ini karena sebagai wilayah dan lingkungan yang memiliki nature yang luar biasa. Di era new normal saat ini, kawasan Sentul semakin menjadi pilihan terbaik sebagai tempat tinggal karena lingkungannya yang asri, sejuk dan kualitas udara yang bagus, mampu memberikan ketenangan selama melakuan kegiatan di rumah atau work form home. Di era new normal, banyak konsumen properti yang ingin kualitas hunian terbaik.Konsumen tidak hanya menginginkan hunian yang memiliki kelengkapan fasilitas di kawasan saja, namun lebih dari itu adalah kelebihan yang ada di dalam rumah itu sendiri,
SIAP HUNI BUKAN SIAP RENOVASI “KONSEP THE SANCTUARY COLLECTION MENJAWAB KEBUTUHAN ERA NEW NORMAL”
edisi 173 - 2020 | Property&Bank www.propertynbank.com
ke hunian tapak atau landed house di The Sanctuary Collection, mungkin di seluruh dunia The Sanctury Collection hanya satu dari sepuluh landed house yang mereka design” ujar Audy. Di Singapura,desain The Sanctuary Collection belum ada dan mereka sengaja mendesainnya yang disesuaikan dengan kawasan Sentul. Desainnya memberikan keleluasaan kepada penghuni untuk bisa menikmati pemandangan dengan kondisi alam yang masih sejuk dan alami. Unit-unitnya dibuat full glass agar view yang didapat bisa maksimal. Inilah yang banyak digunakan dalam pembangunan apartemen. Tak sedikit konsumen kami yang datang, sebelumnya beranggapan bahwa The Sanctuary Collection didesain biasa saja, seperti rumah-rumah lainnya. Namun, setelah mereka masuk ke dalam show unit The Sanctuary Collection dan melihat langsung konsep didalamnya, maka langsung berubah dan menyatakan minatnya. Ada yang bilang kalau ini bukan layout biasa tapi sudah merupakan konsep yang dipadukan menjadi sebuah karya seni. Mengapa The Sanctuary Collection sangat mementingkan fasilitas dan kenyamanan di dalam rumah? Di era new normal, banyak yang melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH) sehingga dibutuhkan rumah yang mampu memenuhi segala kebutuhan kegiatan WFH itu. The Sanctuary Collection tidak hanya mengandalkan kawasan Sentul dengan segala kelengkapan fasilitasnya, tapi juga didesain dengan keunggulan teknologinya. Unit-unit di The Sanctuary Collection semua sudah smarthome, dan bukan hanya smarthome biasa yang sudah banyak digunakan perumahan lain. Partner kami yang dari Singapura sangat berpengalaman membangun properti dengan memiliki teknologi di Singapura. Mereka juga sudah memiliki portofolio di beberapa negara dan sudah terbukti sangat berkualitas. Tagline Premium Resort Living by the mountain benar-benar kami sematkan sehingga semua kamar layaknya seperti kamar dihotel, kamar mandi dengan ukuran yang besar. Jadi, kami sediakan kamar mandi di dalam kamar tidur, bukan hanya untuk trik pemasaran bahwa
rumahnya memiliki kamar tidur dengan kamar mandi di dalamnya. Semua kamar tidur The Sanctuary Collection seperti di hotel bintang enam. Kita harus mengembangkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan harus mengantisipasi kebutuhan masa depan.Jika pasar properti saat ini dianggap sedang turun, maka penyebabnya karena masyarakat masih menunggu produk yang berbeda dan tepat. Properti yang dipasarkan selama ini dirasa belum pas. The Sanctuary Collection hadir menjawabnya, sebagai produk properti yang pas dan sangat dibutuhkan saat ini dan masa yang akan datang. Ini dibuktikan karena The Sanctuary Collection dalam waktu sebulan saja sudah terjual lebih dari 70%. Apalagi, dengan konsep yang mewah, banyak orang menyangka The Sanctuary Collection harganya kisaran Rp 7 sampai 8 miliar. Padahal, dengan semua kemewahannya, paling mahal hanya Rp 4,4 miliar dan yang paling kecil ukurannya hanya Rp 1,9 miliar. Kami mengembangkan hunian yang berkualitas, hunian dengan harga dibawah harga pasar namun mengutamakan lingkungan nyaman dan konsep yang mewah. Kami menciptakan ekosistem, bukan hanya sekedar rumah sebagai tempat tinggal yang dilengkapi fasilitas, tapi sebuah hunian modern yang selama ini diimpikan banyak orang.
Apa lagi perbedaan The Sanctuary Collection dengan perumahan lain? Ilustrasinya begini, ada konsumen yang beli rumah satu lantai di sekitar Sentul seharga Rp 1,5 miliar. Lalu mereka renovasi menjadi bangunan dua lantai dan habis sekitar Rp 400 juta. Tapi untuk pembayaran, apakah kontraktor yang renovasi rumah tersebut bisa dicicil? Inilah solusi yang kami berikan, pembeli tidak perlu lagi memikirkan harus merenovasi rumah karena sudah menyesuaikan dengan kebutuhan, tren dan teknologi kekinian. Kami membangun rumah yang benar - benar siap huni, bukan rumah yang siap direnovasi Yang paling penting adalah, The Sanctuary Collection dikembangkan bersama partner yang memiliki kekuatan fi nansial dan kemampuan manajerial yang sudah teruji. Harita Group sebagai induk usaha dari Cipta Harmoni Lestari, juga merupakan perusahaan konglomerat tambang besar di tanah air. Jadi, dalam kondisi saat ini dimana banyak perusahaan yang kesulitan fi nansial dalam membangun properti, maka The Sanctuary Collection dipastikan tetap berjalan sesuai rencana dan kami telah dibuktikan dengan membangun empat tipe show unit sekaligus yang dilengkapi club housenya. “Kita berikan bukti, bukan hanya sekedar janji, what you see is what you get ,” ujar Audy. (Eq)
SEBELUMNYA
2020 Andreas Audyanto
NEWS
edisi 173 - 2020 | Property&Bank www.propertynbank.com
A ndreas Audyanto membuktikan bahwa mengembangkan properti tidak hanya bergantung kepada lokasi saja, namun juga harus didukung oleh konsep. Dirinya yang sebelumnya lebih banyak mengembangkan properti di wilayah barat Jakarta, ternyata juga sukses memasarkan di kawasan selatan Jakarta. Ya, pria yang akrab dengan sapaan Audy ini berhasil memasarkan The Sanctuary Collection yang begitu viral belakangan ini. Bagaimana tidak, di tengah pandemi Covid-19, penjualan unit-unit rumah mewah The Sanctuary Collection yang dibanderol paling murah Rp 1,9 miliar ini cukup fantastis. Menurut dia, hal ini karena lokasinya di Sentul dan konsep yang tepat dan dibutuhkan saat “ERA NEW NORMAL” ini, ada di The Sanctuary Collection. Bagaimana strategi PT. Cipta Harmoni Lestari, pengembang The Sanctuary Collection yang berkolaborasi dengan Perennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC Realty, sehingga mampu memikat masyarakat untuk membeli unit-unit rumah mewah di
khususnya untuk end user invetor yang merupakan target market baru di dunia property. Kalau masih membicarakan fasilitas, tentu semua sudah tahu bahwa kawasan memiliki fasilitas yang sudah sangat lengkap. Lalu, apa yang membuat The Sanctuary Collection berbeda dengan perumahan lainnya? Inilah yang membedakan The Sanctuary Collection, karena masing - masing unit sudah mempunyai konsep layout “six stars hotel living” yang pertama di indonesia dan juga dilengkapi dengan keunggulan fasilitas fasilitas i-Living yang terdiri atas i-Home, i-Community dan i-Management. Kalau saat ini sebuah perumahan hanya mengandalkan fasilitas yang ada sekitarnya saja, itu merupakan hal yang sudah biasa. Karena kalau tidak memiliki fasilitas, aneh sekali rasanya sebab hampir semua perumahan memiliki fasilitas untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Tapi The Sanctuary Collection, sangat berbeda yaitu berupa hunian yang memberikan kenyamanan jauh dari ekspektasi yang ada. Bukan hanya lingkungan saja yang dibuat bagus, ada club housenya, ada sungai dan danau, ada lifestyle yang sangat modern. Tapi, kami menciptakan hunian dengan keunggulan yang sudah ada di unit rumahnya, baik dari konsep maupun spesi fi kasi. Hal ini memungkinkan karena kita berpartner dengan desainer dari Singapura. Arsitek The Sanctuary Collection masuk dalam 5 besar arsitek ternama di Singapura DP Architech. Mereka berpengalaman mendesain sejumlah hi rise building di Singapura dan seluruh dunia. “Sekarang diaplikasikan
kawasan Sentul Selatan tersebut, meskipun pandemi Covid-19 masih mewabah? Berikut petikan wawancara Property&Bank dengan pria yang dikenal dekat dengan media ini : Apa yang mendorong anda dan tim memilih kawasan Sentul sebagai lokasi pengembangan The Sanctuary Collection? Kawasan Sentul merupakan kawasan yang sangat seksi saat ini karena sebagai wilayah dan lingkungan yang memiliki nature yang luar biasa. Di era new normal saat ini, kawasan Sentul semakin menjadi pilihan terbaik sebagai tempat tinggal karena lingkungannya yang asri, sejuk dan kualitas udara yang bagus, mampu memberikan ketenangan selama melakuan kegiatan di rumah atau work form home. Di era new normal, banyak konsumen properti yang ingin kualitas hunian terbaik.Konsumen tidak hanya menginginkan hunian yang memiliki kelengkapan fasilitas di kawasan saja, namun lebih dari itu adalah kelebihan yang ada di dalam rumah itu sendiri,
SIAP HUNI BUKAN SIAP RENOVASI “KONSEP THE SANCTUARY COLLECTION MENJAWAB KEBUTUHAN ERA NEW NORMAL”
edisi 173 - 2020 | Property&Bank www.propertynbank.com
ke hunian tapak atau landed house di The Sanctuary Collection, mungkin di seluruh dunia The Sanctury Collection hanya satu dari sepuluh landed house yang mereka design” ujar Audy. Di Singapura,desain The Sanctuary Collection belum ada dan mereka sengaja mendesainnya yang disesuaikan dengan kawasan Sentul. Desainnya memberikan keleluasaan kepada penghuni untuk bisa menikmati pemandangan dengan kondisi alam yang masih sejuk dan alami. Unit-unitnya dibuat full glass agar view yang didapat bisa maksimal. Inilah yang banyak digunakan dalam pembangunan apartemen. Tak sedikit konsumen kami yang datang, sebelumnya beranggapan bahwa The Sanctuary Collection didesain biasa saja, seperti rumah-rumah lainnya. Namun, setelah mereka masuk ke dalam show unit The Sanctuary Collection dan melihat langsung konsep didalamnya, maka langsung berubah dan menyatakan minatnya. Ada yang bilang kalau ini bukan layout biasa tapi sudah merupakan konsep yang dipadukan menjadi sebuah karya seni. Mengapa The Sanctuary Collection sangat mementingkan fasilitas dan kenyamanan di dalam rumah? Di era new normal, banyak yang melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH) sehingga dibutuhkan rumah yang mampu memenuhi segala kebutuhan kegiatan WFH itu. The Sanctuary Collection tidak hanya mengandalkan kawasan Sentul dengan segala kelengkapan fasilitasnya, tapi juga didesain dengan keunggulan teknologinya. Unit-unit di The Sanctuary Collection semua sudah smarthome, dan bukan hanya smarthome biasa yang sudah banyak digunakan perumahan lain. Partner kami yang dari Singapura sangat berpengalaman membangun properti dengan memiliki teknologi di Singapura. Mereka juga sudah memiliki portofolio di beberapa negara dan sudah terbukti sangat berkualitas. Tagline Premium Resort Living by the mountain benar-benar kami sematkan sehingga semua kamar layaknya seperti kamar dihotel, kamar mandi dengan ukuran yang besar. Jadi, kami sediakan kamar mandi di dalam kamar tidur, bukan hanya untuk trik pemasaran bahwa
rumahnya memiliki kamar tidur dengan kamar mandi di dalamnya. Semua kamar tidur The Sanctuary Collection seperti di hotel bintang enam. Kita harus mengembangkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan harus mengantisipasi kebutuhan masa depan.Jika pasar properti saat ini dianggap sedang turun, maka penyebabnya karena masyarakat masih menunggu produk yang berbeda dan tepat. Properti yang dipasarkan selama ini dirasa belum pas. The Sanctuary Collection hadir menjawabnya, sebagai produk properti yang pas dan sangat dibutuhkan saat ini dan masa yang akan datang. Ini dibuktikan karena The Sanctuary Collection dalam waktu sebulan saja sudah terjual lebih dari 70%. Apalagi, dengan konsep yang mewah, banyak orang menyangka The Sanctuary Collection harganya kisaran Rp 7 sampai 8 miliar. Padahal, dengan semua kemewahannya, paling mahal hanya Rp 4,4 miliar dan yang paling kecil ukurannya hanya Rp 1,9 miliar. Kami mengembangkan hunian yang berkualitas, hunian dengan harga dibawah harga pasar namun mengutamakan lingkungan nyaman dan konsep yang mewah. Kami menciptakan ekosistem, bukan hanya sekedar rumah sebagai tempat tinggal yang dilengkapi fasilitas, tapi sebuah hunian modern yang selama ini diimpikan banyak orang.
Apa lagi perbedaan The Sanctuary Collection dengan perumahan lain? Ilustrasinya begini, ada konsumen yang beli rumah satu lantai di sekitar Sentul seharga Rp 1,5 miliar. Lalu mereka renovasi menjadi bangunan dua lantai dan habis sekitar Rp 400 juta. Tapi untuk pembayaran, apakah kontraktor yang renovasi rumah tersebut bisa dicicil? Inilah solusi yang kami berikan, pembeli tidak perlu lagi memikirkan harus merenovasi rumah karena sudah menyesuaikan dengan kebutuhan, tren dan teknologi kekinian. Kami membangun rumah yang benar - benar siap huni, bukan rumah yang siap direnovasi Yang paling penting adalah, The Sanctuary Collection dikembangkan bersama partner yang memiliki kekuatan fi nansial dan kemampuan manajerial yang sudah teruji. Harita Group sebagai induk usaha dari Cipta Harmoni Lestari, juga merupakan perusahaan konglomerat tambang besar di tanah air. Jadi, dalam kondisi saat ini dimana banyak perusahaan yang kesulitan fi nansial dalam membangun properti, maka The Sanctuary Collection dipastikan tetap berjalan sesuai rencana dan kami telah dibuktikan dengan membangun empat tipe show unit sekaligus yang dilengkapi club housenya. “Kita berikan bukti, bukan hanya sekedar janji, what you see is what you get ,” ujar Audy. (Eq)
SEBELUMNYA